1. Latar Belakang Proyek
Seorang produsen produk peralatan rumah tangga terkenal berencana meluncurkan produk Kulkas dan mesin cuci baru. Untuk memastikan produk dapat sampai ke konsumen dalam kondisi baik selama transportasi jarak jauh dan beberapa kali pemindahan, perusahaan bermaksud melakukan pengujian getaran kemasan sesuai dengan standar ISTA-3A. Mereka mempercayakan lembaga pengujian profesional kami untuk menyelesaikan tugas ini, dengan harapan melalui pengujian, rasionalitas desain kemasan dapat diverifikasi, dan potensi masalah dapat ditemukan dan diatasi tepat waktu untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh kerusakan produk selama transportasi.
2. Persiapan Pengujian
2.1 Sampel Uji
Sampel uji adalah Kulkas, yang masing-masing dikemas dalam kotak kemasan baru yang dirancang perusahaan. Kotak kemasan terbuat dari karton bergelombang, dengan bahan penyangga seperti busa di dalamnya untuk memperbaiki dan melindungi telepon seluler.
2.2 Peralatan Uji
Kami menggunakan meja getaran profesional yang memenuhi standar ISTA-3A. Meja getaran ini memiliki fungsi frekuensi, amplitudo, dan arah getaran yang dapat disesuaikan, dan dapat secara akurat mensimulasikan berbagai lingkungan getaran selama transportasi. Selain itu, kami juga menyiapkan peralatan seperti akselerometer, pengumpul data, dan ruang lingkungan untuk memantau dan merekam data uji dan kondisi lingkungan.
2.3 Perumusan Rencana Uji
Sesuai dengan persyaratan standar ISTA-3A, kami merumuskan rencana uji terperinci. Pengujian akan mencakup dua bagian: uji getaran sinusoidal dan uji getaran acak. Dalam uji getaran sinusoidal, kami akan mengatur frekuensi (dari 1Hz hingga 500Hz) dan amplitudo yang berbeda untuk mensimulasikan fenomena resonansi yang mungkin terjadi selama transportasi. Dalam uji getaran acak, kami akan mensimulasikan lingkungan getaran acak dalam transportasi aktual sesuai dengan kepadatan spektral daya yang ditentukan. Pada saat yang sama, pengujian akan dilakukan dalam arah yang berbeda (vertikal dan horizontal) untuk mengevaluasi secara komprehensif kinerja anti-getaran kemasan.
3. Proses Pengujian
3.1 Pemasangan Sampel
Pertama, kami menempatkan sampel telepon seluler yang dikemas di atas meja getaran. Kami memastikan bahwa sampel terpasang kuat untuk mencegahnya bergerak atau jatuh selama pengujian. Kemudian, kami memasang akselerometer pada sampel dan meja getaran untuk memantau percepatan getaran.
3.2 Uji Getaran Sinusoidal
Kami memulai uji getaran sinusoidal sesuai dengan parameter yang ditetapkan. Selama pengujian, pengumpul data terus merekam percepatan getaran, frekuensi, dan amplitudo. Kami mengamati sampel secara real time untuk memeriksa apakah ada kerusakan, seperti retakan pada kotak kemasan, kelonggaran bahan penyangga, atau kerusakan pada telepon seluler. Setelah pengujian pada setiap frekuensi, kami menghentikan meja getaran dan dengan hati-hati memeriksa sampel.
3.3 Uji Getaran Acak
Setelah menyelesaikan uji getaran sinusoidal, kami melakukan uji getaran acak. Parameter uji diatur sesuai dengan kepadatan spektral daya yang ditentukan dalam standar ISTA-3A. Selama pengujian, kami juga memantau dan merekam data yang relevan secara real time. Demikian pula, kami mengamati sampel untuk memeriksa adanya kerusakan. Uji getaran acak berlangsung selama jangka waktu tertentu untuk mensimulasikan proses transportasi jarak jauh.
4. Hasil dan Analisis Pengujian
4.1 Hasil Pengujian
Setelah semua pengujian selesai, kami memeriksa 10 sampel. Di antaranya, 9 sampel utuh, tanpa kerusakan pada kotak kemasan dan telepon seluler. Namun, 2 sampel mengalami sedikit kerusakan: sudut kotak kemasan sedikit berubah bentuk, dan bahan penyangga di dalamnya sedikit bergeser, tetapi telepon seluler itu sendiri tidak rusak.
4.2 Analisis Hasil
Kami menganalisis data uji dan kerusakan sampel. Hasilnya menunjukkan bahwa desain kemasan produk secara keseluruhan memenuhi persyaratan standar ISTA-3A, karena sebagian besar sampel tetap utuh setelah pengujian. Kerusakan ringan pada 2 sampel mungkin disebabkan oleh distribusi bahan penyangga yang tidak merata di dalam kotak kemasan, yang menyebabkan perlindungan yang tidak memadai di sudut selama proses getaran. Selain itu, percepatan getaran pada frekuensi tertentu selama pengujian mungkin telah melebihi daya dukung bagian lokal kotak kemasan, yang mengakibatkan deformasi.
5. Rekomendasi
Berdasarkan hasil dan analisis pengujian, kami mengajukan rekomendasi berikut kepada pelanggan:
- Optimalkan distribusi bahan penyangga di dalam kotak kemasan untuk memastikan bahwa semua bagian produk, terutama sudut, terlindungi sepenuhnya.
- Perkuat desain struktural kotak kemasan, seperti meningkatkan ketebalan sudut atau menggunakan bahan yang diperkuat, untuk meningkatkan kemampuan anti-deformasinya.
- Lakukan uji coba skala kecil dari kemasan yang ditingkatkan dan lakukan uji getaran lagi untuk memverifikasi efektivitas langkah-langkah peningkatan.
6. Kesimpulan
Melalui uji getaran kemasan sesuai dengan standar ISTA-3A menggunakan meja getaran, kami secara komprehensif mengevaluasi kinerja anti-getaran dari kemasan produk baru pelanggan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa desain kemasan pada dasarnya masuk akal, tetapi ada beberapa area yang perlu dioptimalkan. Rekomendasi yang kami ajukan dapat membantu pelanggan meningkatkan kemasan, memastikan bahwa produk dapat menahan lingkungan getaran selama transportasi, dan mengurangi risiko kerusakan. Pengujian ini memberikan dasar penting untuk peluncuran dan transportasi produk pelanggan.